Nasional

LPPI Nyatakan Dukungan terhadap Upaya Reformasi dan Penguatan Polri

Jakarta — Ketua Pembina Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI), Dr. Teten Romli Qomaruddin, menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai langkah Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta memperkuat profesionalisme institusi di tengah dinamika publik yang meningkat pada Januari 2026.

Dalam pernyataannya, Dr. Teten menilai bahwa sejumlah isu yang berkembang terkait Polri di ruang publik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Meski begitu, ia menekankan perlunya pengelolaan informasi yang tepat agar kritik tidak berkembang menjadi disinformasi yang merugikan institusi maupun masyarakat. Ia menyebutkan bahwa langkah Polri merespons kritik secara terbuka merupakan sikap yang patut diapresiasi.

LPPI juga melihat adanya komitmen kuat dari Polri untuk meningkatkan transparansi dalam proses penegakan hukum. Menurut Dr. Teten, pembenahan pengawasan internal dan keterbukaan dalam penyampaian informasi publik menjadi indikator penting bahwa reformasi internal sedang berjalan ke arah yang lebih baik.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi atas upaya Polri memperkuat kualitas sumber daya manusia, penegakan etika, hingga pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas tiga pilar kepolisian. Transformasi ini, menurutnya, menunjukkan bahwa Polri tengah bergerak menuju standar profesionalisme internasional yang relevan dengan kebutuhan keamanan masyarakat modern.

Dalam konteks modernisasi institusi, Dr. Teten mendukung langkah Polri untuk mempercepat digitalisasi dan teknologi keamanan. Ia menilai, tantangan era digital seperti kejahatan siber, disinformasi, dan radikalisme berbasis internet membutuhkan kesiapan teknologi yang mumpuni di tubuh kepolisian.

Menanggapi wacana penempatan Polri di bawah kementerian baru, Dr. Teten menegaskan bahwa LPPI menghormati setiap gagasan yang muncul dalam diskusi publik. Namun ia mengingatkan bahwa fokus utama tidak boleh bergeser dari penguatan kapasitas, integritas, dan independensi Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga Polri dari intervensi politik dalam bentuk apa pun. Menurutnya, independensi kepolisian merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi, sehingga struktur kelembagaan apa pun harus menjamin prinsip tersebut tetap tegak.

Melalui pernyataan resminya, LPPI menyampaikan kesiapan untuk terlibat memberikan kajian, rekomendasi riset, serta masukan akademik guna mendukung Polri dalam proses reformasi kelembagaan yang berkelanjutan. Kolaborasi antara negara dan masyarakat sipil, menurut Dr. Teten, merupakan kunci dalam menciptakan reformasi yang efektif.

Sebagai penutup, Dr. Teten menegaskan bahwa LPPI berdiri mendukung setiap langkah Polri yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme, pelayanan publik, dan pembaruan institusi. Ia optimistis Polri mampu menghadapi tantangan keamanan ke depan dan tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *